Pengaruh Masyarakat Terhadap Partai Politik

Apa itu partai politik (parpol)?
Menurut software PC, Kamus Besar Bahasa Indonesia Off-line V1.1, partai adalah perkumpulan (segolongan orang) yang seasas, sehaluan, dan setujuan (terutama di bidang politik); sedangkan  politik adalah 1. (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (seperti tentang sistem pemerintahan, dasar pemerintahan; 2. segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb.) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain; 3. cara bertindak (menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan. Sedangkan menurut Karl W. Deutsch definisi politik sebagai berikut: “Politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum” (Deutsch dalam Budiardjo, 2002). Maksud dari definisi di atas politik merupakan pengambilan keputusan yang dilakukan suatu negara melalui sarana umum, sarana umum yaitu menyangkut tindakan umum atau nilai nilai. Disamping itu, menurut Miriam Budiardjo, definisi partai politik sebagai berikut:
“Partai politik adalah suatu kelompok yang terorganisasi yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi nilai-nilai dan cita-cita sama. Tujuan kelompok ini adalah untuk memperoleh kekuasaan politik (biasanya) dengan cara konstitusional untuk melaksanakan kebijaksanaan mereka” (Budiardjo dalam Sumarno, 2006).
Jadi secara garis besar, partai politik merupakan…………?

Bagaimana problem-problem parpol dalam masyarakat?
Banyak masalah parpol di pegunungan Papua Tengah yang dapat diamati di beberapa daerah pemekaran akhir-akhir ini, seperti Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Intan Jaya. Dalam konteks ini, masalah parpol akan nampak jelas pada saat pilkada di daerah-daerah tersebut.
Masalah parpol ada karena muncul interaksi kepentingan yang realita. Interaksi-interaksi kepentingan bisa terjadi antara masyarakat dengan parpol atau sebaliknya, parpol dengan masyarakat. Di sisi lain, ada juga kontak antara masyarakat dengan masyarakat maupun parpol dengan parpol lainnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa masyarakat dan parpol merupakan dua kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Pada zaman modernisasi ini banyak sarjana mengaplikasikan ilmunya tidak sejalan dengan profesi gelar sarjana mereka melainkan kebanyakan dari mereka terjun ke dunia politik. Apakah hal ini terjadi karena kurang tersedianya lapangan kerja di daerah pegunungan Tengah Papua? Hal ini terjadi akibat pengaruh para politikus? Ataukah hal ini terjadi karena keinginan besar sarjana untuk mengetahui politik dan parpol sehingga mereka terjerumus ke dunia politik?
Jika diikuti perkembangan politik saat ini di beberapa daerah di pegunungan Papua Tengah, para politikus menginginkan suatu hasil yang instan tanpa melihat proses sehingga akhir-akhir ini mulai muncul istilah budaya instan.
Pada saat menjelang pilkada, para politikus yang mencalonkan diri  (sebagai calon DPR, bupati / wakil bupati, dan sebagainya) berupaya memengaruhi pola pikir masyarakat akan calon pemimpin yang mereka percayai. Sebagai langkah awal para politikus akan melakukannya melalui kampanye-kampanye saat membacakan visi dan misi mereka. Biasanya hal ini pun tidak cukup memengaruhi masyarkat. Secara realita, menjelang beberapa hari pelaksanaan pilkada beberapa caleg biasanya membodohi masyarakat dengan membagi-bagikan uang politik. Masyarakat kadang mempercayai daya tipu para caleg sehingga akan terjadi pembodohan pada saat caleg yang terpilih melakukan tugasnya di lapangan. Ada apa dibalik semuanya ini?

Apa dampak-dampak dari problem-problem parpol dalam masyarakat?
Berdasarkan konteks permasalahan di atas, akan ada dampak negative dan dampak positif.
Dampak negative dari pengaruh masyarakat terhadap parpol adalah pertama, jika dilihat dari sisi SDM (sumber daya manusia); beberapa sarjana mengaplikasikan ilmunya tidak sejalan dengan profesi gelar sarjana mereka melainkan kebanyakan dari mereka terjun ke dunia politik dan terjadi pembodohan masyarkat. Kedua, muncul budaya instan dalam politik; segala sesuatu mudah didapatkan tanpa melihat proses pendapatannya, melainkan uang merupakan prioritas utama politik.

Bagaimana solusi dari dampak-dampak dan problem-problem parpol dalam masyarakat?
Mencari masalah memang mudah tetapi mencari solusi tidaklah mudah.Perlu diketahui bahwa pemahaman tentang politik dan parpol penting. Masyarakat perlu mengikuti perkembangan politik di daerahnya. Perlu diketahui juga  khususnya kepada sarjana maupun mahasiswa yang focus akan bidang studi yang bersangkut-paut dengan politik agar bijksana dalam menekuni bidangnya hingga menjadi sosok yang didambakan masyarakat. Semoga….(Apex'10*)

Share this post :

Poskan Komentar

semua akan baik dan benar jika ada penilaian dari orang lain.

BERITA: Tanah Papua

Artikel

 
Support : Link here | Link here | Link here
Copyright © 2014. Majalah Black Koteka Online - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger